RSS


       Model layanan pendidikan yang sesuai dengan jenis, derajat kelainan dan jumlah didik diharapkan akan memperlancar proses pendidikan. Anak tuna daksa dapat mengikuti pendidikan pada tempat-tempat berikut :

1. Sekolah Khusus Berasrama (Full-Time Residentila School)
       Model ini diperuntukkan bagi anak tuna daksa yang derajat kelainannya berat dan sangat berat.

2. Sekolah Khusus tanpa Asrama (Special Day School)
       Model ini dimaksudkan bagi anak tuna daksa yang memiliki kemampuan pulang pergi ke sekolah atau tempat tinggal mereka yang tidak jauh dari sekolah.

3. Kelas Khusus Penuh (Full-Time Special Class)
       Anak tuna daksa yang memiliki tingkat kecacatan ringan dan kecerdasan homogeny dilayani dalam kelas khusus secara penuh.

4. Kelas Reguler dan Khusus (Part-Time        Reguler Class and Part-Time Special Class)
       Model ini digunakan apabila menyatukan anak tuna daksa dengan anak normal, pada mata pelajaran tertentu. Mereka belajar dengan anak normal dan apabila anak tuna daksa mengalami kesulitan mereka belajar di kelas khusus.

5. Kelas regular Dibantu oleh Guru Khusus (Reguler Class with Supportive Instructional Service)
       Anak tuna daksa bersekolah bersama-sama anak normal di sekolah umum dengan bantuan guru khusus apabila anak mengalami kesulitan.

6. Kelas Biasa dengan Layanan Konsultasi untuk Guru Umum (Reguler Class Placement with Consulting Service for Reguler Teacher)
       Tanggung jawab pembelajaran model ini sepenuhnya dipegang oleh guru umum. Anak tuna daksa belajar bersama dengan anak normal di sekolah umum, dan untuk membantu kelancaran pembelajaran ada guru kunjung yang berfungsi sebagai konsultan guru reguler.

7. Kelas Biasa (Reguler Class)
       Model ini diperuntukkan bagi anak tuna daksa yang memilki kecerdasan normal, memiliki dan kemampuan yang dapat belajar bersama-sama dengan anak normal.


5 komentar:

wulan's blog mengatakan...

materinya cukup membantu dan mudah dipahami ^_^

Cerpen Cinta Islami mengatakan...

ya bagus materi atau postinganya dan menambah wawasan bagi para tuna daksa khususnya, banyak masyarakat indonesia yang tidak mengerti tentang perihal ini.. he..he..

Fid mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Anonim mengatakan...

bagus indah

Unknown mengatakan...

all : makasih ya :)
kritik dan saran saya trima
haha

Posting Komentar